Sabtu, 29 Januari 2011

MEWUJUDKAN MAJALAH SEKOLAH TERBAIK

Judul Buku: Memulai & Mengelola Majalah Sekolah
(Mempraktikkan Kompetensi Bahasa Indonesia)
Penulis : R. Masri Sareb Putra
Penerbit : Indeks, Jakarta.
Cetakan I : 2008
Tebal : 162 halaman
Peresensi : Fauziah*)

Jurnalistik adalah salah satu wujud yang dilahirkan dari kecerdasan kebahasaan (Word smart). Istilah ini telah menjamur disetiap kalangan, para siswa dan remaja mulai mengandrungi bentuk word smart yang satu ini. Jurnalistik merupakan dunia baru bagi mereka yang mengagungi kompetensi linguistik. Gerbang awal untuk menjelajahi alam ilmiah dengan cara menulis.

Namun, tak banyak pula yang masih ragu-ragu untuk terjun kedunia tulis-menulis. Maindset tentang bakatlah yang menetukan segalanya bukanlah hal yang benar dan musti di ubah. Keterampilan menulis bisa dipelajari oleh setiap orang. Bakat tidak akan ada artinya jika tidak didukung dengan adanya kemauan dan usaha. Menurut penelitian, dalam dunia tulis-menulis, bakat hanyalah 5%, selebihnya ditentukan oleh kemauan untuk berlatih, dan keyakinan untuk bisa.

Salah satu cara untuk menggali kemampuan jurnalistik dan mengasah kompetensi linguistik adalah menuangkan dalam bentuk produk tulisan. Para siswa menuangkannya dalam berbagai bentuk. Dari majalah dinding (mading), buletin sekolah, hingga majalah sekolah.

Melalui majalah sekolah, siswa dapat menghasilkan berbagai kreasi. Banyak hal yang akan didapat siswa mengenai kemampuan jurnalistik. Mempraktikkan wawancara, melakukan liputan, menulis karya-karya sastra sederhana seperti cerpen, puisi, cerber dan sebagainya, serta membuat ilustrasi dan cerita bergambar. Majalah sekolah dapat menjadi langkah awal untuk menggali dan mengasah potensi siswa yang mempunyai kecerdasan kebahasaan (word smart).

R. Masri Sareb Putra telah menyiapkan ramuan mujarab bagi pelaku jurnalistik, khusunya dalam ruang lingkup sekolah. Tips dan trik-trik jitu untuk mengelolah majalah sekolah telah tertuang dalam buku yang berjudul “Memulai Dan Mengelolah Majalah Sekolah: Mempraktikkan Kompetensi Bahasa Indonesia”.

Mengingat masih minimnya panduan lengkap mengenai manajerial majalah sekolah yang membahas dari A-Z bagaimana mengelolah majalah sekolah, mulai dari ide kosong hingga menjadi majalah dan sampai ketangan pembaca, maka buku karangan alumnus STFTWS (Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widia Sasana) Malang ini, wajib dijadikan salah satu referensi dalam pengolahan majalah sekolah. Buku ini merupakan panduan (how to book) pertama yang membantu, sekaligus menuntun berlatih bekerja tim pada sebuah media untuk tujuan bersama.

Karya penulis kelahiran Malaysia ini diharapkan menjadi sumbangsih nyata, sekaligus berguna bagi para siswa SMP-SMU. Terutama siswa yang aktif dalam proses membidani kelahiran majalah sekolah.
Selain itu, bagi siswa yang tidak terlibat dalam pengelolaan majalah sekolah, buku ini dapat membantu untuk memahami pelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia karena dalam buku ini dibahas mengenai bagaimana memahami wacana dan teknik menulis ragam tulisan seperti yang dituntut dalam kurikulum.

KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) menguatkan ketentuan dalam KBK (Kurikilum Berbasis Komepetensi) yang menegaskan bahwa salah satu kompetensi umum Bahasa Indonesia ialah agar siswa mampu menulis berbagai jenis karangan. Guru pembimbing majalah sekolah, Guru BP, Guru Bahasa dan Sastra Indonesia, serta pengajar ekstrakulikuler jurnalistik pun wajib mendalami buku ini.

Kelengkapan dan kejelasan buku terbitan Indeks ini tidak diragukan lagi. Cakupan pembahasannya sangat luas. Mulai dari penjelasan tentang majalah sekolah dan kopetansi bahasa indonesia, berlatih kepemimpinan yang profesional, pers dan jurnalistik, pemahaman rubrik dan trik mengelolahnya, hingga pemasaran dan distribusinya. Bahkan, dijelaskan pula bagaimana para siswa mendapatkan dana untuk penerbitan majalah tersebut. Dari buku ini juga, pembaca dapat mengetahui bagaimana menyunting naskah.

Di setiap pembahasannya penulis menyertakan contoh konkrit, seperti resensi, tulisan feature, dan sebagainya. Penggunaan bahasa dalam penjelasannya pun luwes dan mudah dipahami oleh siapa pun, Sehingga memudahkan para pembaca dalam pemahaman dan dapat langsung mempraktikkannya. Nah, tunggu apa lagi? Segeralah membaca dan wujudkan majalah sekolah yang terbaik!


*) Fauziah,
Mahasiswa Fakultas Ekonomi UIN Malang & Aktif di Unit Aktivitas Perss Mahasiswa (UAPM) INOVASI UIN Malang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar